CERITA MASUK DI PERGURUAN TINGGI
Hallo! Para readers, Disini saya akan berbagi cerita
mengenai perjuanganku masuk perguruan tinggi. Semoga para reader mendapatkan
makna dari kisah perjuangan saya ini dan membuat para readers terutama kaum
siswa/i yang akan melanjutkan studinya semakin semangat dalam meraih impian.
Okay sebelumnya saya memperkenalkan diri, saya bernama
Anggun Fitriyani berasal dari Demak Provinsi Jawa Tengah. Saya adalah anak
ketiga dari dua bersaudara. saya lahir di Semarang, 27 februari 2002. Saya memiliki
habby renang, menggambar, memasak, mendengarkan music, dan yang ga kalah kerenya
lagi menonton film haha. kami dilahirkan oleh orang tua yang sederhana dan
memiliki jiwa kasih sayang yang sangat terasa. Orang tua kami mengajarkan kami
untuk saling mandiri dan tidak boleh sombong pada orang lain. Oleh karena itu,
kami bersaudara tidak terlalu manja meminta sesuatu yang ingin kami beli, jadi
kalau kami ingin sesuatu yang tidak berkaitan tentang belajar kami tidak
meminta uang buat beli yang kami inginkan, Walaupun kami ingin sesuatu, ya kami
mengumpulkan uang buat bisa beli yang kami inginkan. ya begitulah kehidupan
kami yang diajarkan mandiri.
Udah ya segini aja perkenalan saya bisa-bisa curhat nanti hehe….
Lanjuttttttt!!!
Saya adalah siswi alumni MAN 1 KOTA SEMARANG. Berawal
setelah saya lulus dari MAN 1 KOTA SEMARANG, tahun 2020. Saya melanjutkan untuk
mendaftar masuk ke perguruan tinggi. Semula saya ingin masuk prodi tata boga
atau tata busana. Dikarenakan saya mempunyai cita-cita ingin menjadi chef
terkenal dan menjadi pengusaha makanan di Indonesia sampe ke luar negeri,
sedangkan saya ingin masuk di tata busana saya menyukai fashion yang sangat
bagus menurut saya, dan ingin membuat busana muslim sendiri yang sangat menarik
sampai bisa menjadi butik busana yang saya kasih merek nama saya sendiri
nantinya. Namun karena saya gagal mengikuti jalur SNMPTN dan SBMPTN, saya tetap
semangat walaupun sedih campur kebingungan mau lanjutin kuliah dimana sampe mau
gapyear satu tahun lagi, tapi di posisi lain saya gamau gapyear dan akhirnya
saya lanjut di perguruan tinggi swasta (PTS).
Waktu saya memilih PTS itu, sangatlah susah buat saya.
dikarena di perguruan tinggi swasta Program Studi tata boga/tata busana di jawa
lumayan susah. dan selama semua PTS sudah pendaftaran akhir saya belum
menemukan PTS yang cocok buat saya. Di saat itulah saya mulai bingung mau
lanjut dimana? mau ambil jurusan apa?
apa yang cocok sama saya?. Saking bingungnya bokap sama nyokap saya bercerita
sama temennya, dan akhirnya temen bokap/nyokap saya punya ide untuk tes IQ atau
psikologi, saya sempet nolak pas deger ada ide seperti itu. Tetapi saya juga
tidak bisa apa-apa dikarenkan bokap/nyokap saya dan temenya menyewa untuk
datang kerumah, jadi saya di tes IQ dirumah jurusan yang cocok buat saya apa.
Singkat cerita saya sempet kepikiran waktu kelas 11 saya
sempet mau belajar di LSPR ambil program studi ILMU KOMINUKASI (Ilkom) Kenapa
saya mau ambil jurusan Ilmu Komunikasi karena saya orangnya lumayan pemalu
untuk berkomunikasi, dan saya sangat ingin belajar lebih dalam tentang
bekomunikasi yang baik karena menurut saya berkomunikasi itu sangatlah penting
apalagi komunikasi itu tidak bisa kita tinggalkan karna kita butuh
berkomunikasi setiap hari.
Akhirnya saya mau mengambil jurusan ILMU KOMUNIKASI yang
dimana keluarga saya terutama orangtua saya menyetujui saya mengambil jurusan
Ilmu Komunikasi dan Ilmu Komunikasi sendiri mempunyai peluang pekerjaan yang ga
kalah bagus. apalagi selebritis, youtuber banyak yang belajar mengambil jurusan
ilmu komunikasi. and so saya dan keluarga saya sudah berdiskusi untuk saya
lanjut di PTS dan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. PTS yang sangat bagus AGAMA YES PRESTASI OK! Coba siapa yang tau hehe yaitu di UNIVERSITAS
ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG (UNISSULA).
Saya sangat bersyukur dan merasa ketika digagalkan masuk PTN
untuk dapat hal yang lebih baik menurut allah Swt. Ketika saya di PTS UNISSULA
saya juga banyak belajar tentang agama, jadi tidak pelajaran saja. “saya
sekarang sadar, hal-hal terbaik telah digariskan jangan pernah berhenti untuk
mengupayakan, apabila gagal! jangan langsung berkecil hati, karena kegagalan
datangnya bersamaan dengan kesuksesan”. Dan menurut saya masuk perguruan tinggi
swasta (PTS) sudah sangatlah bagus. Bukan masalah, yang peting berkualitas dan
pilihlah yang berakreditasi. Jangan minder, jangan merasa kalian eggak pintar,
cuman allah belum kasih yang berbaik.
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG (UNISSULA) sendiri merupakan
World Class University, serta perguruan tinggi islam swasta terakreditasi “A”
oleh BAN-PT dan terakreditasi internasional oleh ASIC United Kingdom adalah
universitas yang tertua dan terbesar yang berada di semarang, jawa tengah.
Dan begitulah cerita saya masuk diperguruan tinggi. Semoga
cerita aku bisa menambah pengetahuan kalian and semangat buat siswa/i yang akan
melanjutkan belajar di perguruan tinggi. Spirit one more time J.
Komentar
Posting Komentar